Sistem
komputer dalam (Stalling, 1997) memiliki tiga komponen utama, yaitu : CPU,
memori (primer dan sekunder), dan peralatan masukkan/keluaran (I/O devices)
seperti printer, monitor, keyboard, mouse dan modem. Modul I/O merupakan
peralatan antarmuka (interfaces) bagi sistem bus atau switch sentral dan
mengontrol satu atau lebih perangkat peripheral. Modul I/O tidak hanya sekedar
modul penghubung, tetapi sebuah piranti yang berisi logika dalam melakukan
fungsi komunikasi antara peripheral dan bus komputer. Ada beberapa alasan
kenapa piranti – piranti tidak langsung dihubungkan dengan bus sistem komputer,
yaitu: Bervariasinya metode operasi piranti peripheral, sehingga tidak
praktis apabila sistem komputer harus menangani berbagai macam sistem operasi
piranti peripheral tersebut. Kecepatan transfer data piranti peripheral
umumnya lebih lambat dari pada laju transfer data pada CPU maupun memori.
Format data dan panjang data pada piranti peripheral seringkali berbeda dengan
CPU, sehingga perlu modul untuk menselaraskan. Dari beberapa alasan di atas,
modul I/O memiliki dua buah fungsi utama, yaitu : Sebagai piranti antarmuka
ke CPU dan memori melalui bus sistem. Sebagai piranti antarmuka dengan
peralatan peripheral lainnya dengan menggunakan link data tertentu. Berikut ini
adalah sistem masukan, fungsi dan struktur masukan.
Sistem
Masukkan (Input) Sistem (Jogiyanto, 2005, hal. 4) adalah jaringan daripada
elemen-elemen yang saling berhubungan, membentuk satu kesatuan untuk
melaksanakan suatu tujuan pokok dari sistem tersebut.Sistem dalam Kamus Umum
Bahasa Indonesia adalah sekelompok bagian yang bekerja bersama-sama untuk
melakukan suatu maksud. Input (Supriyanto, 2005, hal. 12) merupakan suatu
energi yang dimasukkan ke dalam suatu sistem, yang dapat berupa signal input
dan maintenance input. Signal input adalah energi yang akan diolah oleh sistem,
berupa data yang dimasukkan ke sistem komputer. Sedangkan maintenance input
adalah energi yang digunakan untuk mengolah signal input, berupa program yang
digunakan untuk mengolah data yang dimasukkan. Dapat ditarik kesimpulan bahwa
sistem input adalah suatu jaringan yang bekerja sama dan saling berhubungan
untuk memasukkan data ke dalam sistem komputer yang akan diolah oleh suatu program
tertentu melalui sebuah perangkat masukkan (input device).Perangkat masukkan
(input device) (Supriyanto, 2005, hal. 11) merupakan peralatan yang dapat
digunakan untuk menerima data yang akan diolah ke dalam komputer. Perangkat ini
yang digunakan oleh pengguna untuk melakukan interaksi dengan komputer agar
komputer melaksanakan perintah yang diberikan penggunanya. Prinsip kerja yang
dilakukan perangkat input adalah merubah perintah yang dapat dipahami oleh
manusia kepada bentuk yang dipahami oleh komputer (machine readable form), ini
berarti mengubah perintah dalam bentuk yang difahami oleh manusia kepada data
yang dimengerti oleh komputer yaitu dengan kode-kode biner (binary encoded
information). (Stalling, 1997, hal. 67).Salah satu inti mempelajari sistem I/O
suatu komputer adalah mengetahui fungsi dan struktur masukkan atau input.
Perhatikan gambar berikut:
Fungsi
Masukkan (Input) Perangkat input dalam (Stalling, 1997) merupakan suatu
komponen dalam sistem komputer yang bertanggung jawab atas pemasukkan data dari
sebuah perangkat luar atau lebih. Dalam mewujudkan hal ini, diperlukan
antarmuka internal dengan komputer (CPU dan Memori) dan antarmuka dengan
perangkat eksternalnya untuk menjalankan fungsi-fungsi pengontrolan. Fungsi
menjalankan tugas bagi perangkat masukkan adalah: Kontrol dan pewaktuan
Komunikasi CPU Komunikasi perangkat eksternal. Pem-buffer-an data Fungsi
kontrol dan pewaktuan (control & timing) merupakan hal yang penting untuk
mensinkronkan kerja masing-masing komponen penyusun komputer. Dalam sekali
waktu CPU berkomunikasi dengan satu atau lebih perangkat dengan pola tidak
menentu dan kecepatan transfer komunikasi data yang beragam, baik dengan
perangkat internal seperti register-register, memori utama, memori sekunder,
perangkat peripheral proses tersebut bisa berjalan apabila ada fungsi kontrol
dan pewaktuan yang mengatur sistem secara keseluruhan. Fungsi komunikasi antara
input masukkan dengan CPU dan perangkat eksternal memungkinkan adanya sebuah
transfer data yang tidak akan terlepas keterkaitannya dengan penggunaan sistem
bus, maka akan melibatkan kontrol dan pewaktuan sebuah arbitrasi bus atau lebih.
Fungsi selanjutnya adalah buffering. Tujuan utama buffering adalah mendapatkan
penyesuaian data sehubungan perbedaan laju transfer data dari perangkat
peripheral dengan kecepatan pengolahan pada CPU. Umumnya laju transfer data
dari perangkat peripheral lebih lambat dari kecepatan CPU maupun media
penyimpan.
Fungsi
masukkan/alat input menurut Jogiyanto (Jogiyanto) adalah untuk memasukkan data
ke dalam sistem komputer. Selain itu juga memiliki fungsi untuk memasukkan
program ke dalam sistem komputer. Namun, beberapa alat input memiliki fungsi
ganda, yaitu sebagai alat input sendiri dan sebagai alat output untuk
menampilkan hasil. Alat input/output demikian disebut dengan terminal. Bila terminal
dihubungkan dengan pusat komputer yang letaknya jauh dari terminal melalui alat
telekomunikasi, maka disebut dengan Remote Job Entry (RJE) Terminal atau Remote
Batch Terminal. Terminal dapat digolongkan sebagai berikut ini: a. Non
Intelligent Terminal Non intelligent terminal terbatas hanya berfungsi sebagai
alat pemasukkan input dan penampil output saja. Terminal seperti ini tidak bisa
diprogram, karena tidak mempunyai processor. Non intelligent terminal disebut
juga dengan nama dumb terminal. Contoh non intelligent terminal adalah
teleprinter terminal, yaitu terminal yang mempunyai keyboard untuk memasukkan
input dan alat pelacak untuk menampilkan hasil. b. Smart Terminal Smart
terminal mempunyai suatu microprocessor dan beberapa internal memory di dalamnya.Dengan
smart terminal, input yang sudah terlanjut dimasukkan dapat dikoreksi
kembali.Smart terminal tidak dapat diprogram oleh pemakai komputer. c.
Intelligent Terminal Intelligent terminal disebut juga dengan nama logic
terminal atau programmable terminal, karena dapat diprogram oleh pemakai
komputer. intelligent terminal juga mempunyai microprocessor dan internal
memory di dalamnya. Input dapat dimasukkan ke terminal ini, dikoreksi kembali
bila masih salah, dan dapat dikirimkan ke pusat komputer bila dihubungkan
dengan pusat komputer untuk diproses. Intelligent terminal biasanya digunakan
untuk sistem komputer yang berbentuk network (jaringan kerja), yaitu beberapa
terminal dihubungkan ke pusat komputer yang berupa CPU yang lebih
besar.Intelligent terminal umumnya terdiri dari keyboard, visual display,
internal memory dan simpanan luar berupa mini disk.Micro computer yang
dihubungkan dengan komputer yang lebih besar merupakan contoh dari intelligent
terminal.
Struktur
Masukkan (input) Struktur input dalam (Supriyanto, 2005, hal. 49) berupa
interupsi input, DMA (Direct Memory Access) serta perbedaan dalam penanganan
interupsi. Interupsi input bertugas memulai operasi input, CPU meload register
yang bersesuaian ke device controller. Sebaliknya device controller memeriksa
isi register untuk kemudian menentukan operasi apa yang harus dilakukan. Pada
saat operasi input dijalankan ada dua kemungkinan, yaitu synchronous input dan
asynchronous input. Pada synchronous input, kendali dikembalikan ke proses pengguna
setelah proses masukkan selesai dikerjakan. Sedangkan pada asynchronous input,
kendali dikembalikan ke proses pengguna tanpa menunggu proses input selesai.
Sehingga proses input dan proses pengguna dapat dijalankan secara bersamaan.
Sedangkan
Direct Memory Access (DMA) merupakan suatu metode penanganan input dimana
device controller langsung berhubungan dengan memori tanpa campur tangan CPU.
Setelah menset buffers, pointers, dan counters untuk perangkat input, device
controller mentransfer blok data langsung ke penyimpanan tanpa campur tangan
CPU. DMA digunakan untuk perangkat input dengan kecepatan tinggi. Hanya
terdapat satu interupsi setiap blok, berbeda dengan perangkat yang mempunyai
kecepatan rendah dimana interupsi terjadi untuk setiap byte (word).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar